Apa yang Anda perjuangkan dalam Hidup? Yuk kita ambil Inspirasi dari salah satu petinju legendaris, Muhammad Ali.
Hidupnya adalah contoh bagaimana warisan yang kita tinggalkan bukan pada ketukan nasib yang kita dapatkan, tetapi pada tribun yang kita buat.
Berikut adalah 10 Pijakan terbaik dari Muhammad Ali, yang menjadi dasar atas Apa yang Ia Perjuangkan dalam Hidup (What He stand for):
Stand #1: Dia membuat pijakan pertama pada tahun 1954, sebagai seorang yang dikenal dengan nama Cassius Clay yang berusia 12 tahun. Saat itu sepedanya dicuri, kemudian dia mengatakan kepada polisi terdekat, Joe Martin, bahwa dia ingin memukul pencuri itu. Tetapi saat itu Joe malah berkata, “Kamu sebaiknya belajar cara meninju dulu.” Kemudian Joe melatih Cassius tentang cara meninju. Enam minggu kemudian, ia memenangkan pertarungan pertamanya.
Stand #2: Pada tahun 1960, hanya enam tahun kemudian, dengan menahan rasa takutnya untuk terbang ke Roma, ia memenangkan Medali Emas pertamanya di Olimpiade.
Stand #3: Dia mengenakan medali ke mana pun dia pergi. Tetapi beberapa bulan setelah Olimpiade, dia membuat onar setelah dia ditolak pelayan dari counter all-white soda fountain, kemudian ia melemparkan Medali Emas Olimpiade berharganya tersebut ke Sungai Ohio (Meskipun pada akhirnya ditemukan, 54 tahun kemudian pada tahun 2014 di tepi sungai pada acara “Sapu Sungai Ohio Tahunan”)
Stand #4: Dia membuat pijakan selanjutnya pada tahun 1965 untuk kebebasan rasial dan agama. Sesaat setelah disebabkan kemarahan besar saat mengalahkan Sonny Liston untuk memenangkan gelar Kejuaraan Dunia. Kemudian setelah itu ia memutuskan untuk memeluk agama Islam dan beralih dari nama Cassius Clay menjadi nama Muslim barunya, Muhammad Ali.
Stand #5: Dia membuat pijakan pada tahun 1967 dengan menentang dikirim untuk berperang pada Perang Vietnam, dengan mengatakan “Hati nurani saya tidak akan membiarkan saya menembak saudara saya, atau beberapa orang yang lebih gelap, beberapa orang miskin, lapar di lumpur, untuk sebagian besar Amerika yang kuat, dan menembak mereka untuk apa? Mereka tidak pernah menyebut saya negro. Mereka tidak pernah membunuh saya. Mereka tidak menaruh anjing pada saya”
Stand #6: Dia berdiri di sebuah stasiun perekrutan Angkatan Darat beberapa bulan kemudian, ketika dia menolak untuk melangkah maju ketika namanya dipanggil. Dia berkata, “Anda penentang saya ketika saya menginginkan kebebasan. Anda penentang saya ketika saya menginginkan keadilan. Anda penentang saya ketika saya menginginkan kesetaraan. Anda bahkan tidak akan membela saya di Amerika karena kepercayaan agama saya dan Anda ingin saya pergi ke suatu tempat dan berkelahi tetapi Anda bahkan tidak akan membela saya di sini di rumah saya sendiri”
Stand #7: Dia dilarang bertinju selama 3 tahun dan dicabut dari World Title-nya. Dia membuat pendirian selama 3 tahun larangannya dengan mengunjungi perguruan tinggi dan berbicara menentang perang dan untuk keadilan rasial. Lalu, di 1970 di akhir larangan, meskipun masih memiliki hukuman penjara 5 tahun tertunda, ia kembali memasuki ring dan mengalahkan Jerry Quarry. Tahun berikutnya, setelah 4 tahun mengajukan banding, Mahkamah Agung A.S. membatalkan hukuman penjara.
Stand #8: Dia berdiri pada tahun 1974 melawan pengupasan gelarnya dengan mengalahkan George Foreman di “The Rumble in the Jungle” di Zaire, hingga kembali memenangkan gelar Dunia.
Stand #9: Pijakan selanjutnya pada tahun 1984, setelah dia menderita Parkinson Disease, dengan mendirikan Muhammad Ali Parkinson Center, mengatakan “Banyak penggemar ingin membangun sebuah museum untuk mengakui pencapaian saya. Saya ingin lebih dari sebuah bangunan untuk menampung saya secara memorabilia, saya ingin tempat yang mau mengilhami orang untuk menjadi yang terbaik yang mereka bisa lakukan apa pun yang mereka pilih untuk dilakukan, dan untuk mendorong mereka untuk saling menghormati satu sama lain”.
Stand #10: Dia berpijak untuk olahraga, meskipun mengalami kemunduran dari Parkinson, dia muncul di setiap Olimpiade untuk membawa api Olimpiade hingga 2012, di mana dia dibantu berdiri di Stadion oleh istrinya Lonnie, setelah tidak lagi menjadi mampu membawa nyala api.
Sports Illustrated menamainya Sportsman of the Century (Olahragawan Abad Ini). BBC menggelarinya Sports Personality of the Century (Kepribadian Olahraga Abad Ini).
Ketika ditanya bagaimana dia ingin diingat, dia berkata,
Sebagai seorang pria yang tidak pernah menjual rakyatnya. Tetapi jika itu terlalu banyak, maka hanya hanya ingin diingat sebagai seorang petinju yang baik. Saya bahkan tidak akan keberatan jika kamu tidak menyebutkan betapa hebatnya saya
Bagi saya, saya akan mengingat Muhammad Ali seperti nyala api Olimpiade yang dibawanya di setiap Olimpiade. Sebagai cahaya tak berujung yang diwariskan dari satu orang ke orang lain, selalu berdiri, selalu bersinar.
Kita akan menjadi pahlawan ketika kita membela apa yang kita yakini
~ Muhammad Ali

Sumber: Buku Entrepreneur Inspiration by Roger James Hamilton klik gambar dibawah untuk dapatkan bukunya FREE
Dapatkan artikel tentang StartUp dan Entrepreneur lainnya disini
